Serang, 7 Juli 2025 — Dalam rangka memperluas sinergi kelembagaan dan memperkuat pengembangan kapasitas akademik, Sadra International Institute (SII) dan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (FTK UIN SMH) Banten menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang kerja sama strategis dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan MoU dilaksanakan di Kampus FTK UIN SMH Banten dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Seminar dan Bedah Buku Dinamika Pemikiran Politik Imam Khomeini, yang juga dihadiri oleh dosen, mahasiswa, dan pimpinan akademik dari kedua institusi.
Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Dr. Abdelaziz Abbaci selaku Direktur Sadra International Institute dan Dr. Nana Jumhana selaku Dekan FTK UIN SMH Banten. Dalam MoU ini, kedua pihak menyepakati sejumlah bentuk kolaborasi yang mencakup penyelenggaraan pelatihan akademik, pengembangan profesi dosen dan mahasiswa, riset kolaboratif, publikasi ilmiah, serta pertukaran keahlian dan sumber daya akademik.
Kerja sama ini bertujuan mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara lebih efektif dan kontekstual, khususnya melalui penguatan pendekatan multi-, inter-, dan lintas disiplin ilmu. Selain itu, MoU ini juga membuka peluang penyelenggaraan forum ilmiah bersama seperti seminar, lokakarya, dan simposium, serta pengembangan laboratorium riset bersama.
“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk membangun jejaring keilmuan yang lebih luas, khususnya dalam bidang studi Islam dan pendidikan,” ujar Dr. Abbaci dalam sambutannya. Sementara itu, Dr. Nana Jumhana menegaskan bahwa kerja sama ini selaras dengan visi FTK UIN SMH dalam meningkatkan mutu akademik, kapasitas kelembagaan, dan relevansi keilmuan dalam menjawab tantangan zaman.
Nota Kesepahaman ini berlaku selama lima tahun dan akan dijabarkan lebih lanjut dalam perjanjian kerja sama teknis di masing-masing program dan kegiatan.



